Guru Adaptif di Era Digital: Optimalisasi AI untuk Menyusun Modul Ajar yang Praktis

Authors

  • Taruna Rizki Yudhoyono Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Dila Charisma Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Thyan Qirdasanovalia Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Triani Agustin Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Tsania Hurina Azza Kamila Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia
  • Umi Khilda Hasanah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31943/abdi.v8i2.422

Keywords:

Artificial Intelligence, Modul Ajar, Kompetensi Digital Guru, Kurikulum Merdeka, Pengabdian kepada Masyarakat

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuka peluang besar bagi guru untuk menyusun modul ajar secara lebih efektif dan efisien. Namun, banyak guru belum memiliki keterampilan yang memadai dalam memanfaatkan AI, khususnya dalam penyusunan modul ajar sesuai Kurikulum Merdeka. Guru di SDN 1 Megu Gede rata-rata membutuhkan 3–8 jam untuk menyusun satu modul ajar secara konvensional. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru SDN 1 Megu Gede dalam mengoptimalkan Claude AI untuk menyusun modul ajar yang interaktif, kontekstual, dan sesuai dengan capaian pembelajaran. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, demonstrasi, praktik langsung (learning by doing), serta pendampingan intensif. Kegiatan dilaksanakan pada 12 Mei 2026 di SDN 1 Megu Gede, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, melibatkan 20 orang guru. Hasil menunjukkan bahwa 18 dari 20 guru (90%) berhasil menyusun modul ajar berbasis AI dalam waktu 25–40 menit. Angket persepsi peserta menunjukkan hasil positif: 95% menyatakan materi mudah dipahami, 100% menyatakan AI membantu dan pelatihan bermanfaat, serta 90% akan menggunakan AI kembali. Meskipun sebagian guru senior mengalami kendala literasi digital, pendampingan intensif berhasil mengubah persepsi negatif menjadi kepercayaan diri. Kegiatan ini terbukti meningkatkan kompetensi digital guru, mengurangi beban administrasi, dan mendorong pembelajaran yang lebih inovatif dan adaptif di era digital.

Author Biographies

Taruna Rizki Yudhoyono, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Taruna Rizki Yudhoyono is a pre-service teacher (PPG) student of the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia.

Thyan Qirdasanovalia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Thyan Qirdasanovalia is a pre-service teacher (PPG) student of the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia.

Triani Agustin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Triani Agustin is a pre-service teacher (PPG) student of the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Tsania Hurina Azza Kamila, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Tsania Hurina Azza Kamila is a pre-service teacher (PPG) student of the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Umi Khilda Hasanah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia

Umi Khilda Hasanah is a pre-service teacher (PPG) student in the Faculty of Teacher Trainer and Education, Universitas Muhammadiyah Cirebon, Indonesia.

Downloads

Published

2026-10-24

How to Cite

Yudhoyono, T. R., Charisma, D., Qirdasanovalia, T., Agustin, T., Kamila, T. H. A., & Hasanah, U. K. (2026). Guru Adaptif di Era Digital: Optimalisasi AI untuk Menyusun Modul Ajar yang Praktis. Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 318–335. https://doi.org/10.31943/abdi.v8i2.422