Peran Literasi Sastra Daerah dalam Membangun Kesadaran Budaya Lokal Masyarakat di Wilayah Kabupaten Bengkayang
DOI:
https://doi.org/10.31943/abdi.v8i1.394Keywords:
Dokumentasi Sastra, Kesadaran Budaya Lokal, Literasi Sastra Daerah, Pemberdayaan Masyarakat, Pendidikan KarakterAbstract
Pengabdian masyarakat ini berlatar belakang pada isu kurangnya kesadaran kolektif masyarakat di Kabupaten Bengkayang terhadap kekayaan sastra daerah, diperparah dengan ketiadaan dokumentasi karya sastra lokal yang esensial sebagai sumber daya ajar pendidikan karakter di Sekolah Dasar. Tujuan utama pengabdian ini, adalah (1) membangun kesadaran budaya lokal melalui gerakan literasi sastra daerah, dan (2) menghasilkan dokumentasi sastra lokal yang dapat digunakan dalam pendidikan dini. Pengabdian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Pemberdayaan Berbasis Komunitas dengan metode utama Focus Group Discussion (FGD). Pengambilan data dilakukan dengan teknik survei untuk studi pendahuluan dan melalui FGD, serta wawancara mendalam kepada mitra (Dewan Kesenian Kabupaten Bengkayang) untuk menggali informasi sastra lisan dan mengidentifikasi potensi dokumentasi. Hasil pengabdian menunjukkan adanya konfirmasi eksistensi cerita daerah di masyarakat namun kesadaran dokumentasi yang masih rendah, serta berhasil meningkatkan pemahaman mitra mengenai pentingnya literasi sastra daerah. Dampak pengabdian ini adalah terbentuknya kesadaran masyarakat tentang dokumentasi sastra daerah terintegrasi teknologi digital, menjadikan mitra aktif dalam pelestarian budaya dan menyediakan basis materi lokal untuk penguatan pendidikan karakter di wilayah tersebut.







