Pelatihan Penggunaan Alat Pengering Kerupuk Otomatis pada UMKM di Desa Cemara Kulon Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu

Authors

  • Muh Pauzan Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Wiralodra, Indonesia
  • Meddy Nurpratama Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Wiralodra, Indonesia
  • Supriyadi Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wiralodra, Indonesia
  • Novita Adelia Program Studi Teknik Komputer, Fakultas Teknik, Universitas Wiralodra, Indonesia
  • Aldiyansah Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Wiralodra, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31943/abdi.v8i2.380

Keywords:

Kerupuk Udang, Alat Pengering Otomatis, Gain Ternormalisasi, Pelatihan, PLTS

Abstract

Desa Cemara Kulon yang berada di kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu memiliki potensi besar dalam produksi kerupuk udang, namun proses pengeringan yang dilakukan masih mengandalkan sinar matahari. Cara tersebut memerlukan waktu 2–3 hari, sangat bergantung pada kondisi cuaca, serta sering menurunkan kualitas dan kapasitas produksi. Hal ini menjadi kendala utama bagi pelaku UMKM dalam memenuhi permintaan pasar secara konsisten. Melihat permasalahan tersebut, tim pengabdian kepada Masyarakat Universitas Wiralodra berupaya menghadirkan solusi berupa mesin pengering otomatis berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Tujuannya adalah mempercepat proses pengeringan, menjaga kualitas, meningkatkan kapasitas produksi, sekaligus mendukung pemberdayaan UMKM agar mampu bersaing di pasar local maupun nasional. Dilakukan studi literatur terkait teknologi pengering dan pemanfaatan energi surya sebagai sumber daya terbarukan. Berdasarkan hasil kajian, tim kemudian merancang dan membuat alat control durasi dan memesan mesin pengering dari pihak ketiga sesuai dengan kebutuhan UMKM di Cemara Kulon. Kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan alat pengering kerupuk kepada UMKM di Desa Cemara Kulon. Berdasarkan skor rata-rata pretest dan postest untuk 10 peserta, diperoleh rata-rata gain ternormalisasi sebesar 52%. Hasil ini menunjukkan bahwa program pelatihan cukup efektif karena mayoritas peserta mendapatkan nilai g yang berada pada kategori sedang-tinggi. Hanya peserta P6 dan P10 yang mendapatkan g < 0.3. Mitra UMKM memberikan apresiasi positif karena inovasi ini membantu menstabilkan produksi sekaligus membuka peluang pemasaran yang lebih luas. Dengan demikian, pengabdian ini terbukti efektif dalam mendukung kemandirian dan meningkatkan daya saing UMKM UD. Berkah Jaya.

Downloads

Published

2026-10-26

How to Cite

Pauzan, M., Nurpratama, M., Supriyadi, S., Adelia, N., & Aldiyansah, A. (2026). Pelatihan Penggunaan Alat Pengering Kerupuk Otomatis pada UMKM di Desa Cemara Kulon Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu . Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(2), 336–350. https://doi.org/10.31943/abdi.v8i2.380